Meski Sempat Kisruh Polresta Banjarmasin Tetap Kawal Ketat Jalan Nya Aksi Demonstrasi Mahasiswa BEM Se-Kalsel.

IMG-20260821-WA0237

 

  • Berita Aktual Kalimantan
    Banjarmasin—20/08/2026

Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa kembali terjadi di depan “Rumah Banjar” Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Tepat pada pukul 14:00 sore Aksi Mahasiswa BEM se-Kalsel turun kejalan dengan jumlah massa aksi kurang lebih seratus orang bertitik kumpul di 0 km Patung bakantan berjalan kearah juang gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Aliansi BEM se-Kalimantan Selatan turun kejalan membawa sepanduk bertuliskan kekecewaan kepada pemerintah daerah yang dinilai gagal total dalam mengelola hajat hidup masyarakat banua.

Aksi demonstrasi mahasiswa ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian Polresta Banjarmasin yang dikomando langsung oleh Kapolresta Banjarmasin AKBP Riza Muttaqin, S.i.K.,MH (20/08/26)

Dihadapan para anggota dewan , Aliansi mahasiswa yang tergabung dam BEM se Kalsel menyodorkan 8 poin krusial yang menuntut langkah konkret diantara nya kabut asap pekat akibat Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla), pemadaman listrik massal yang lumpuhkan aktivitas ekonomi, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan lamban nya proses undang undang perampasan aset koruptor.

Ketua BEM se-kalsel Rizki bersama Muhammad Arifin saat diwawancarai media mengatakan ketidak puasa nya terhadap pemerintah sebagai pemangku kebijakan.

“Dimana peran Pemerintah.’? tegas Korlap Aksi unjuk rasa.,
kami ingin kepastian bukan janji.,jawaban yang disampaikan stakeholder adalah pesan pesan normatif bahkan diplomatis tidak ada langkah kongkrit karna hanya dijawab oleh perwakilan.”kami berharap jawaban langsung dari gubernur H.Muhidin.,Hanya pihak Pertamina Patra Niaga yang berani menandatangani tuntutan kami.’ujar nya Rizki.

Ketua DPR Provinsi H.Supian HK bersama anggota DPR yang lain nya duduk membaur bersama Mahasiswa menjawab poin poin aspirasi yang sodorkan mahasiswa dengan detail.

Menjelang malam aksi yang sebelumnya berjalan damai seketika kisruh , ratusan mahasiswa mendorong pagar mencoba memasuk ke gedung DPRD.

Beruntung pihak kepolisian Polresta Banjarmasin dibawah komando Kapolresta Banjarmasin Riza Muttaqin sigap dan humanis dalam menghadapi aksi sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan

Ketua DPRD Provinsi H.Supian HK menjelaskan pada awak media bahwa apa yang mahasiswa tuntut itu sudah di lakukan dengan optimal, bahkan kami sudah mengerahkan semua instansi untuk mengatasi karhutla.

“Cuaca panas ekstrem di tambah dengan tangan manusia yang tidak bertanggung jawab yang kami duga menjadi pemicu terbakar nya lahan kering.”ujar Supian HK.

Supian HK juga menjelaskan Ketiadaan Gubernur pada demonstrasi hari ini dikarenakan beliau harus menghadiri Jambore Nasional di jakarta dan itu juga sdh kami sampaikan ke adek adek mahasiswa ,jelas nya di hadapan awak media.

Iya juga menjelaskan keterlambatan pasokan BBM beberapa hari ini dikarenakan dangkal nya air sehingga menghambat kapal tongkang guna pasokan pengisian di sebagian SPBU.

Dan untuk pemadaman listrik pihak PLN terus mengoptimalkan perbaiki kerusakan dan itu sudah mendapatkan teguran keras dari Gubernur.H.Muhidin.

Hingga Aksi Demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Se-Kalsel membubarkan diri , para awak media mengkonfirmasi kembali ke AKBP , Riza Mutaqqin.(Kapolresta Banjarmasin).

Kapolresta Banjarmasin AKBP, Riza Muttaqin,S.I.K.,MH Mengapresiasi rekan rekan mahasiswa yang sudah menyampaikan aspirasinya dengan tertib jaga keselamatan dijalan sampai tujuan.

Riza Mutaqqin juga mengucapkan terimakasih untuk rekan rekan penganan baik itu TNI , LANAL , Damkar , Satpol PP.

Mengenai dugaan dugaan pemukulan oknum polisi ke mahasiswa Riza Mutaqqin membuka ruang untuk pelaporan dengan alat bukti yang akurat.

Hingga aksi selesai pihak kepolisian terus membuktikan kepedulian pada lingkungan dengan aksi bersih bersih selepas aksi unjuk rasa.

<DnY/BAK>