Sempat Terganggu Selama Dua Hari AQMS Di Jalan Lambung Mangkurat Raib di Gondol Maling.

IMG-20260906-WA0773

 

Berita Aktual Kalimantan
Banjarmasin-06/09/2026

Asap karhutla mulai terasa di Banjarmasin. Di tengah kondisi itu, layar monitor pemantau kualitas udara (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat justru dilaporkan hilang dicuri.

Meski begitu, perangkat utama AQMS masih berfungsi dan dapat mengukur kualitas udara. Akses daring juga tersedia agar masyarakat tetap bisa memantau kondisi udara.

“Yang hilang itu layarnya (monitor, red) saja. Alat utamanya masih ada dan tetap bisa mengukur kualitas udara di Banjarmasn,” ungkap Kepala DLH Kota Banjarmasin, Jefry Fransyah, dikutip dari Radar Banjarmasin, Sabtu (5/9).

Pembacaan AQMS sempat terganggu selama dua hari dan setelah diperbaiki masih ada satu indikator yang belum terbaca. DLH kini menunggu teknisi dari pusat untuk menyelesaikan perbaikan.

Jefry juga mengatakan masyarakat tetap dapat memantau kualitas udara.,pihak DLH juga akan menambah dua alat pemantau udara portabel untuk memperkuat pemantauan di lapangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah.’tegas nya

“Kami ada perencanaan pembelian dua alat lagi, tetapi yang portable, yang bisa dipindah,” ujar nya.

Dampak dari kabut asap sendiri semakin mengganggu aktivitas warga Banjarmasin. Dari jarak pandang yang terbatas hingga gangguan pernapasan (ISPA) membayangi warga Kalimantan selatan.

Beberapa warga mengaku kini selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah karena asap membuat mereka merasakan perih nya mata dan sesak pada pernafasan.

<DnY/BAK>